with 2 Comments

kimishima

Memasuki tahun 2016, banyak harapan yang muncul dari berbagai perusahaan video game, salah satunya Nintendo. Selain menyiapkan berbagai video game di tahun ini, masih banyak kejutan yang disimpan oleh Nintendo.

Beberapa hari yang lalu (15 Januari), Tatsumi Kimishima, pemimpin baru Nintendo yang ditunjuk pada September 2015, menyampaikan rencana yang akan ditempuh oleh Nintendo pada tahun 2016 kepada Mainichi Shimbun. Terdapat beberapa poin utama (terjemahan oleh Dr. Serkan Toto), yaitu:

  • Nintendo ingin memberikan kejutan kepada para fans dalam bentuk gagasan baru, bukan berdasarkan dari gagasan lama. Nintendo akan memberikan informasi detail mengenai NX pada tahun ini
  • Nintendo sedang melakukan perluasan (franchise) dalam bentuk aplikasi smartphone, taman hiburan, film, dan anime
  • Mencoba model bisnis baru merupakan hal yang penting bagi Nintendo. Aplikasi smartphone pertama Nintendo akan diluncurkan di bulan Maret
  • Aplikasi smartphone dengan berbagai karakter Nintendo akan tersedia pada tahun ini. Kimishima ingin meningkatkan kondisi keuangan Nintendo
  • Nintendo merencanakan untuk meningkatkan keuntungan sebesar 100 Milyar Yen dalam beberapa tahun ke depan

Dari poin tersebut, akhirnya aman untuk mengatakan bahwa Nintendo NX tidak akan diluncurkan pada tahun ini, melainkan hanya informasi mengenainya (mungkin akan dirilis tahun 2017 atau 2018?). Selain itu, rencana Nintendo untuk memperluas franchise mereka dalam bentuk film dan anime pun sangat menarik.

Poster anime pendek Palutena’s Revolting Dinner yang diluncurkan melalui layanan Nintendo Video

Sejauh ini, Nintendo pernah membuat beberapa film dan anime seperti Pikmin Short Movies dan Palutena’s Revolting Dinner. Tak main-main, Nintendo menggandeng studio animasi ternama, Shaft saat memproduksi anime pendek Palutena’s Revolting Dinner.

Mungkin, kelak kita akan melihat serial anime dengan karakter Nintendo yang memiliki kepopuleran layaknya Pokémon; saran saya, tentu saja anime The Legend of Zelda dan Fire Emblem. Namun, untuk film, sebaiknya Nintendo tidak mengizinkan penggunaan karakter mereka dalam film live-action (kebanyakan film live-action dari karakter video game dianggap “buruk”).

Pada akhirnya, kita sebagai penikmat video game hanya bisa menunggu hasil akhir rencana tersebut. Semoga saja benar-benar memberikan kejutan yang baik.

Follow Zul Ahadi:

Editor in-chief

Biasa main game di Wii U, 3DS, dan PC.