with No Comments

Ca1XgCAUAAA8WWC

Tahun lalu, Jepang menerbitkan peraturan hukum baru yang menurunkan usia hak suara dari 20 menjadi 18 tahun. Hal tersebut berarti bahwa tahun ini para pemuda Jepang usia 18-19 tahun akan pertama kali menggunakan hak suara mereka. Pemerintah Jepang pun melakukan gerak cepat untuk menyosialisasikan cara memilih untuk pemilih pertama, tentu saja dengan cara unik.

Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang merekrut Kirino Kousaka, karakter utama dalam seri Ore no Imōto ga Konna ni Kawaii Wake ga Nai (Oreimo), untuk menjaring para pemilih pertama. Kirino tampil dalam sebuah pamflet berjudul Ore no Imōto ga 18-sai Campaign Model ni Naru Wake ga Nai ~ Kōsaka Kirino no Manabu 18-sai Senkyo~ (dalam Bahasa Inggris: “My Little Sister Can’t Be an 18-Year-Old Campaign Model ~Kirino Kōsaka Studies the 18-Year-Old Election~“).

Pamflet tersebut akan dibagikan secara gratis saat penyelenggaraan acara Dengeki Bunko Spring Festival 2016 pada tanggal 13 Maret di Akihabara. Pamflet yang ditulis oleh Tsukasa Fushimi dan digambar oleh Hiro Kanzaki ini berisi penjelasan mengenai cara memilih dalam pemilihan umum anggota Upper House (dalam sistem politik Indonesia, setara dengan Dewan Perwakilan Daerah) mendatang.

Tentu saja, cara unik ini diharapkan dapat menjaring tingkat partisipasi pemuda Jepang, khususnya penggemar pop culture.

bar10

SUMBER: Kai-You, via Anime News Network

Follow Wibu Berkualitas:

Sosok misterius yang berada di balik kewibuan. Konon, dia adalah jelmaan dari dewa Wibu yang turun ke bumi.