with No Comments

ninhandheld1080-Rev

Hari ini, tepat lima tahun yang lalu, Nintendo meluncurkan handheld console 3D pertama di dunia. Bukan sekadar kemampuan 3D biasa, handheld tersebut dapat menghasilkan tampilan tiga dimensi tanpa menggunakan kacamata khusus. Handheld tersebut diberi nama Nintendo 3DS.

Setelah memulai generasi ke-delapan handheld console, beberapa bulan kemudian sang pesaing utama, Sony, meluncurkan PlayStation Vita yang memiliki spesifikasi lebih canggih dari Nintendo 3DS. Lima tahun pun berlalu, dan hari ini, kita semua tahu bahwa Nintendo 3DS mendominasi pasar handheld console, jauh di atas PlayStation Vita (no hurt feelings, Vita fans).

Nintendo 3DS merupakan handheld console ke-enam dari Nintendo. Sebelum Nintendo 3DS, terdapat Nintendo DS, Game Boy Advance, Game Boy Color, Game Boy, dan Game & Watch.

Untuk merayakan lima tahun Nintendo 3DS, Wikiba Asia mengajak kalian untuk melihat sejarah hingkat handheld console dari Nintendo.

bar10

GAME & WATCH
(1980-1991)

Game & Watch

Jika dilihat dari namanya, kalian pasti bertanya-tanya, sebenarnya perangkat ini (dulu belum dikenal istilah handheld console) untuk video game atau untuk penunjuk waktu? Sesuai namanya, Game & Watch merupakan sebuah perangkat elektronik berukuran kecil yang memiliki sebuah permainan dan penunjuk waktu, lengkap dengan alarm.

Game & Watch dirancang oleh Gunpei Yokoi, seorang ahli elektronik dari Nintendo (baca lebih lanjut mengenai Gunpei Yokoi di artikel “Nintendo: Awal Mula Sang Raksasa Video Game“). Yokoi menemukan gagasan untuk merancang Game & Watch pertama kali saat melihat seseorang yang menekan-nekan tombol kalkulator di kereta.

Rancangan Game & Watch sangat sederhana. Dengan bentuk persegi panjang, terdapat lima tombol, yaitu tombol Left, Right, Game A, Game B, dan Time. Tombol Left/Right digunakan untuk menggerakan karakter utama dalam permainan, tombol Game A/Game B digunakan untuk berpindah permainan (Game B biasanya merupakan versi lebih sulit dari Game A), dan tombol TIme digunakan untuk melihat waktu.

Game & Watch pertama kali diluncurkan pada tanggal 28 April 1980, dengan video game yang bernama Ball. Sistem permainan Ball sangat sederhana, pemain harus melempar tiga bola ke udara dan berjuang untuk menangkapnya. Setelah menangkap bola, pemain pun kembali melemparnya dan mendapatkan poin untuk setiap lemparan. Seiring perkembangan zaman, terdapat berbagai macam Game & Watch yang diluncurkan oleh Nintendo dengan permainan baru, seperti Flagman, Vermin, Fire, hingga judul populer seperti Oil PanicDonkey KongMario Bros., dan lain sebagainya.

Walaupun sederhana dan jadul, Game & Watch merupakan “nenek moyang” untuk berbagai rancangan dalam video game di masa mendatang. Pada tanggal 28 Mei 1982, Nintendo merilis Game & Watch dengan video game Oil Panic. Berbeda dengan rancangan sebelumnya, wujud Game & Watch kali ini memiliki dua layar dengan bentuk clamsheel yang bisa ditutup. Rancangan ini kelak digunakan kembali oleh Nintendo pada saat meluncurkan Nintendo DS. Tak hanya bentuk clamsheel, Game & Watch pun merupakan perangkat elektronik pertama yang menggunakan D-Pad terhubung (berbentuk “plus”/+). D-Pad tersebut pertama kali digunakan pada tanggal 3 Juni 1982 saat Nintendo meluncurkan Game & Watch Donkey Kong.

Terdapat beberapa seri Game & Watch, mulai dari Silver, Gold, Wide Screen, Multi Screen, New Wide Screen, Table Top, Panorama, Super Color, Micro Vs., dan Crystal Screen. Nintendo menghentikan produksi Game & Watch pada tahun 1991, dengan video game terakhir Mario the Juggler. Pada tahun 2010 (2011 di wilayah Amerika Serikat dan Eropa), Nintendo meluncurkan ulang Game & Watch Ball sebagai hadiah eksklusif Club Nintendo untuk merayakan 30 tahun Game & Watch.

bar10

GAME BOY & GAME BOY COLOR
(1989-2003) & (1998-2003)

Game Boy

Seperti Game & Watch, Game Boy adalah buah karya dari Gunpei Yokoi bersama para tim riset dan pengembangan Nintendo. Gunpei Yokoi mulai merancang Game Boy bersama Satoru Okada pada tahun 1986. Gunpei Yokoi bertugas merancang bentuk fisik Game Boy, sementara Satoro Okada bertugas untuk merancang “bagian dalam”.

Game Boy pertama kali diluncurkan pada tanggal 21 April 1989 di Jepang. Terdapat lima video game yang diluncurkan bersamaan, yaitu Super Mario Land, Alleyway, Baseball, dan Yakuman. Namun, saat diluncurkan di Amerika Serikat, Nintendo menggunakan pendekatan berbeda yaitu dengan menyertakan video game Tetris dalam bundel.

Wujud fisik Game Boy berbeda jauh dengan Game & Watch. Nintendo kini menggunakan persegi panjang portrait sebagai bentuk dasar. Layaknya Game & Watch edisi terakhir, Game Boy memiliki tombol D-Pad empat arah dan tambahan tombol A/B dan tombol Start/Select. Game Boy ditenagai oleh empat buah baterai AA dan dapat digunakan sekitar 15 hingga 30 jam permainan.

Kesuksesan Game Boy dapat dilihat mulai sejak peluncuran. Dalam jangka waktu dua pekan setelah diluncurkan di Jepang, tercatat sekurang-kurangnya 300000 unit Game Boy terjual. Sementara itu, saat diluncurkan di Amerika Serikat, Game Boy terjual sebanyak 40000 unit di hari pertama. Kesuksesan Game Boy pun berhubungan erat dengan Pokémon Red/Blue. Bagaimana tidak, video game RPG fenomenal tersebut merupakan video game Game Boy terlaris, mencapai angka penjualan hingga lebih dari 20 Juta copy.

Tak lama setelah meluncurkan Game Boy, Nintendo meluncurkan dua redesign, yaitu Game Boy Pocket yang memiliki ukuran lebih kecil dan Game Boy Light yang memiliki teknologi electroluminescent backlight sehingga layar dapat terlihat dalam kondisi cahaya redup. Setelah meluncurkan dua redesign tersebut, Nintendo pun memulai perjalanan baru dengan meluncurkan Game Boy Color.

Game Boy Color pertama kali diluncurkan pada tanggal 20 Oktober 1998 di Jepang. Sesuai namanya, Game Boy Color menggunakan layar berwarna, suatu fitur yang telah lama diinginkan oleh para pengembang video game. Tak hanya layar berwarna, Game Boy Color pun memiliki peningkatan spesifikasi perangkat keras seperti prosesor dan memori serta kemampuan untuk memainkan video game Game Boy (backward compatibility).

Setelah meluncurkan Game Boy Color, Nintendo meluncurkan ulang beberapa judul video game dengan tambahan dukungan layar warna. Judul tersebut antara lain Wario Land II, The Legend of Zelda: Link’s Awakening, dan Tetris. Nintendo pun meluncurkan berbagai video game dari seri yang sebelumnya telah sukses, antara lain The Legend of Zelda: Oracle of Seasons/Oracle of AgesPokémon Crystal, dan Super Mario Bros. Deluxe.

bar10

GAME BOY ADVANCE
(2001-2010)

Game Boy Advance-rev2

Seakan tak mau lepas dari sihir nama Game Boy, Nintendo kembali meluncurkan handheld console baru. Berbeda dengan Game Boy dan Game Boy Color, kali ini Nintendo kembali ke persegi panjang landscape sebagai bentuk dasar layaknya Game & Watch. Masih terdapat D-Pad dan tombol A/B & Start/Select pada Game Boy Advance, namun terdapat dua tombol di sisi yaitu tombol L/R.

Kabar mengenai Game Boy Advance muncul pertama kali pada tahun 1996. Beberapa majalah video game mengabarkan mengenai sebuah Game Boy baru yang diberi nama sandi “Atlantis”. Game Boy baru tersebut dikabarkan memiliki teknologi prosesor 32-bit dan layar berukuran 3×2 inci. Nintendo baru mengumumkan Game Boy terbaru tersebut pada tahun 2009 dalam acara Game Developers Conference.

Dua tahun kemudian, tepatnya pada tanggal 21 Maret 2011, Nintendo meluncurkan Game Boy Advance di Jepang. Sesuai dengan kabar sebelumnya, Game Boy Advance menggunakan teknologi prosesor 32-bit dengan ukuran layar 2,9 inci. Game Boy Advance ditenagai oleh dua buah baterai AA yang dapat mendukung 15 jam permainan. Layaknya Game Boy Color, Game Boy Advance memiliki fitur backward compatibility sehingga dapat digunakan untuk memainkan video game Game Boy dan Game Boy Color.

Nintendo meneruskan beberapa video game yang telah populer sebelumnya. Namun, Nintendo pun mulai membawa beberapa video game yang sebelumnya hanya tersedia dalam konsol Nintendo. Video game tersebut antara lain, Mario Kart: Super Circuit, Fire EmblemF-Zero: Maximum Velocity, dan Yoshi’s Universal Gravitation. Game Boy Advance pun pun menjadi tempat bagi Nintendo untuk memulai beberapa seri baru seperti Advance WarsRhythm Tengoku, dan Golden Sun.

Nintendo meneruskan tren redesign yang dilakukan sebelumnya. Pada tanggal 14 Februari 2003, Nintendo meluncurkan Game Boy Advance SP di Jepang. Game Boy Advance SP memiliki bentuk clamshell seperti Game & Watch sebelumnya.

Walaupun tidak sesukses Game Boy & Game Boy Color, Game Boy Advance tetap lebih baik dari angka penjualan jika dibandingkan dengan para pesaingnya (Neo Geo Pocket Color, Bandai WonderSwan, Nokia N-Gage). Tercatat sebanyak 81,51 juta unit Game Boy Advance terjual di seluruh dunia.

bar10

NINTENDO DS
(2004-2013)

Nintendo DS

Setelah dua puluh empat tahun, akhirnya Nintendo berani melepas diri dari kesuksesan nama Game Boy. Tak hanya melepaskan diri dari nama Game Boy, Nintendo pun mencoba konsep handheld console baru yang tak pernah terpikirkan sebelumnya, dua layar.

Meneruskan bentuk clamshell yang digunakan pada Game Boy Advance SP, Nintendo meluncurkan Nintendo DS pada tanggal 21 November 2004 di Amerika Serikat. Ya, kalian tidak salah membaca, Nintendo DS merupakan handheld console Nintendo pertama yang diluncurkan di Amerika Serikat terlebih dahulu (sebelumnya, pasti diluncurkan pertama kali di Jepang).

Selain dua layar di atas dan bawah (layar bawah menggunakan teknologi resistive touchscreen, Nintendo DS memiliki beberapa fitur baru yang tidak ada sebelumnya, termasuk Web Browser (melalui Wi-Fi), Download Play (fitur yang memungkinkan dua orang bermain video game dengan hanya menggunakan satu cartridge), dan PictoChat. Nintendo pun tetap memberikan fitur backward compatibility sehingga Nintendo DS dapat memainkan video game Game Boy Advance.

Nintendo DS pada awalnya hanya merupakan “proyek tambahan” dari Nintendo. Nintendo DS tidak direncanakan sebagai penerus Game Boy Advance. Nintendo DS merupakan “penentu nasib” bagi Nintendo yang sedang mengalami ketidaksuksesan GameCube. Nintendo DS dibanderol seharga 149,99 Dolar Amerika Serikat saat pertama kali diluncurkan. Tercatat lebih dari 500000 unit terjual dalam sepekan pertama dan 2,8 juta unit terjual pada akhir Desember 2004. Melanjutkan tren sebelumnya, Nintendo pun meluncurkan beberapa redesign, mulai dari Nintendo DS Lite, Nintendo DSi, dan Nintendo DSi XL.

Pada akhirnya, Nintendo DS (dan Nintendo Wii) dapat membantu Nintendo untuk kembali menjadi salah satu “pemain utama” di industri video game. Berdasarkan data resmi terbaru, tercatat sebanyak 154,01 juta Nintendo DS terjual di seluruh dunia. Angka tersebut membawa Nintendo DS sebagai handheld console terlaris hingga saat ini dan video game console terlaris ke-dua setelah PlayStation 2 (dengan selisih sekitar 1 juta unit).

bar10

NINTENDO 3DS
(2011-sekarang)

Nintendo 3DS

Kesuksesan Nintendo DS menjadi “modal awal” Nintendo untuk kembali mengembangkan handheld console terbaru. Layaknya Game Boy Color yang mengikuti jejak Game Boy, Nintendo 3DS pun mengikuti jejak sang pendahulunya.

Tak hanya nama yang mirip (DS & 3DS, hanya berbeda 1 karakter), Nintendo 3DS pun memiliki bentuk yang serupa. Tentu saja, kali ini Nintendo memberikan beberapa tambahan, termasuk Circle Pad dan layar yang dapat menghasilkan gambar 3D tanpa perlu menggunakan kacamata khusus. Selain perubahan perangkat keras, Nintendo pun memberikan beberapa fitur tambahan, antara lain StreetPass, SpotPassaugmented reality, kamera 3D, Virtual Console, Swapnote, Miiverse, dan backward compatibility untuk memainkan video game Nintendo DS.

Fitur 3D bukanlah hal yang asing bagi Nintendo. Sebelumnya, Nintendo pernah membuat sebuah konsol (dan sayangnya, gagal) yang bernama Virtual Boy. Kegagalan Virtual Boy ternyata tak menghentikan Nintendo unuk mempelajari lebih lanjut mengenai teknologi 3D. Informasi mengenai Nintendo 3DS pertama kali muncul secara resmi pada tanggal 23 Maret 2010 dalam acara E3 (Electronic Entertainment Expo).

Nintendo 3DS diluncurkan pertama kali pada tanggal 26 Februari 2011 di Jepang. Kurang lebih sebulan kemudian, Nintendo 3DS diluncurkan di Amerika Serikat, Eropa, dan Australia. Saat diluncurkan, Nintendo 3DS dibundel seharga 25000 Yen Jepang, 249,99 Dolar Amerika Serikat, dan 349.95 Dolar Australia. Terdapat dua pilihan warna yaitu aqua blue dan cosmo black. Harga awal tersebut dirasa terlalu mahal sehingga akhirnya pada tanggal 28 Juli 2011, Nintendo mengumumkan bahwa harga Nintendo 3DS akan diturunkan menjadi 15000 Yen Jepang, 169,99 Dolar Amerika Serikat, dan 249,99 Dolar Australia. Sebagai kompensasi, Nintendo mengumumkan Nintendo 3DS Ambassador Program yang memungkinkan pemilik 3DS sebelum turun harga mendapatkan 10 video game NES dan 10  video game Game Boy Advance secara gratis.

Masih meneruskan tren sebelumnya, Nintendo meluncurkan berbagai redesign untuk Nintendo 3DS, yaitu Nintendo 3DS XL, Nintendo 2DS, New Nintendo 3DS, dan New Nintendo 3DS XL. New NIntendo 3DS dan New Nintendo 3DS XL memiliki spesifikasi yang sedikit lebih tinggi, tambahan C-Stick dan tombol ZL/ZRNFC Reader, dan super-stable 3D.

Walaupun tersebar kabar bahwa Nintendo akan meluncurkan konsol/handheld generasi berikutnya pada tahun 2017, setidaknya masih terdapat beberapa video game yang telah/akan diluncurkan untuk Nintendo 3DS di tahun ini. Video game tersebut antara lain Final Fantasy ExplorersProject X Zone 2, Fire Emblem FatesReturn to PopoloCrois: A Story of Seasons Fairytale, Bravely Second: End LayerDragon Quest VII Fragments of Forgotten PastDragon Quest VIII Journey of The Cursed King, dan lain sebagainya.

bar10

Fiuh, akhirnya selesai juga! Ternyata, Nintendo telah mengembangkan cukup banyak handheld console (apalagi apabila menghitung berbagai redesign) selama rentang waktu 36 tahun.

Barangkali kalian tidak menyadari, dalam setiap handheld console Nintendo (kecuali Game & Watch), pasti terdapat minimal satu video game dari seri Mario dan Pokémon! Pantas saja, ada guyonan bahwa handheld console Nintendo adalah “mesin untuk bermain Pokémon”.

Seperti yang sudah saya bilang sebelumnya, walaupun sudah lima tahun setelah peluncuran Nintendo 3DS, kita masih dapat menikmati berbagai macam video game baru untuk Nintendo 3DS. Jika kabar yang tersebar kelak benar adanya, maka sebentar lagi kita akan dapat mengetahui handheld console terbaru dari Nintendo.

Fitur unik apakah yang kelak akan hadir untuk Nintendo NX? (atau apapun namanya kelak), seperti apa bentuknya? Apakah tetap serupa DS/3DS, ataukah sama sekali berbeda?

Tentu saja, hanya waktu yang dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan itu.

Follow Zul Ahadi:

Editor in-chief

Biasa main game di Wii U, 3DS, dan PC.