with No Comments

052748

Setsubun adalah tradisi yang dilaksanakan sehari sebelum pergantian musim di Jepang. Sesungguhnya setsubun dirayakan setiap pergantian musim, tetapi mulai dari zaman Edo hingga sekarang, setsubun hanya dirayakan untuk pergantian musim dari musim dingin ke musim semi. Jadi dapat dikatakan setsubun adalah tradisi sehari sebelum hari pertama musim semi. Tetapi setsubun ini bukan merupakan hari libur atau tanggal merah, orang tetap bekerja seperti biasa. Pada tahun ini setsubun dirayakan pada tanggal 3 February. Pada hari setsubun ini, orang Jepang melakukan tradisi mengusir setan dari rumah dan membawa keberuntungan ke dalam rumah.

豆まき

Tradisi ini biasanya seorang laki-laki berperan sebagai setan dengan menggunakan topeng setan dan orang yang ada di rumah melemparkan kacang kedelai ke pemeran setan tersebut. Sambil melempar kacang orang tersebut mengucapkan “Oni wa soto, Fuku wa uchi” yang artinya “Setan ke luar, keberuntungan ke dalam” hingga pemeran setan tersebut keluar dari rumah. Pada tradisi ini, karena musim semi di identikan dengan tahun baru, orang Jepang mengharapkan keberuntungan akan datang pada musim semi ini.

Pada video di atas, terlihat tradisi ini dilakukan di sekolah taman kanak-kanak yang ada di Jepang.

Pada zaman sekarang jarang terlihat orang melakukan ritual tersebut, dikarenakan orang sibuk bekerja dan tidak memiliki waktu luang untuk melakukannya, mungkin juga karena hari setsubun ini bukanlah tanggal merah jadi orang tetap bekerja seperti biasa. Tetapi di kuil setiap tahun selalu melakukan ritual tersebut, jadi budaya setsubun ini tetap terjaga dan tidak akan pernah terlupakan oleh masyarakat Jepang.

Selain tradisi mengusir setan tersebut, juga ada tradisi makan sushi “ehoumaki“, arti dari “ehoumaki” itu sendiri adalah “gulungan keberuntungan”. Ehoumaki adalah jenis sushi makizushi (sushi yang di gulung dengan rumput laut) panjang yang tanpa dipotong-potong menjadi kecil. Sesungguhnya ehoumaki ini adalah tradisi yang berasal dari Osaka yang bermula pada akhir zaman Edo hingga tradisi ini meluas dan menjadi bagian tradisi setsubun di seluruh Jepang hingga sekarang. Ehoumaki ini berisi 7 macam bahan sushi yang dianggap membawa keberuntungan. Saat makan ehoumaki, harus menghadap ke arah mata angin yang sudah ditentukan setiap tahun nya, dan tidak boleh berbicara hingga satu gulung itu habis di makan.

Karena tradisi makan ehoumaki ini mudah dilakukan, masih banyak orang yang melakukannya. Untuk menghindari kehabisan ehoumaki, sebulan sebelum setsubun, ehoumaki ini dapat di pesan di supermarket maupun di minimarket, dan pada hari setsubun sudah dapat diterima.

Pada hari setsubun ini, saya mencoba ehoumaki, saya membeli nya di minimarket dekat rumah saya. Rasa ehoumaki ini sama seperti jenis sushi makizushi tetapi karena tidak di potong jadi terlihat lebih besar.

Pada video di bawah ini, kalian dapat melihat orang Jepang yang sedang makan ehoumaki.

Follow benditohd:

Seorang pelajar yang sedang kuliah di universitas di Osaka, Jepang.

Latest posts from