with No Comments

Ulasan Hatsune Miku: Project Diva X

Project Diva, adalah seri permainan musik (music game) besutan SEGA, yang menampilkan karakter VOCALOID dari Crypton, Hatsune Miku, akhirnya mencapai seri kesepuluh. Karena seri kesepuluh ini, demikianlah dinamakan “Hatsune Miku: Project Diva X”. Pada versi Jepangnya, telah dirilis pada 24 Maret 2016 (PlayStation Vita) dan 25 Agustus 2016 (PlayStation 4) silam, dan untuk versi Bahasa Inggris (Amerika), akan dirilis pada tanggal 30 Agustus 2016.

Pada seri ini, SEGA mengubah sebagian besar aspek permainan yang diwariskan dari seri-seri Project Diva sebelumnya, yang sangat fokus dengan permainan musiknya. “Project Diva X” menawarkan permainan inti terbaru di samping tipe permainan yang diwariskan dari seri sebelumnya, yaitu “Live and Produce”. Seperti apakah permainan inti terbaru ini, apakah benar-benar berbeda dari permainan yang biasanya tersedia di seri-seri sebelumnya? Mari kita intip ulasan artikel ini, yuk!

bar10

Gameplay

Project Diva X, secara garis besar, menawarkan dua macam permainan, yaitu “Live Performance” dan “Free Play”. “Live Performance” adalah sistem permainan terbaru yang diperkenalkan pada seri ini, yaitu pemain akan berperan sebagai partner atau teman dari Hatsune Miku dan kawan-kawan untuk membangkitkan semangat pentas dari Miku dan kawan-kawan yang redup. “Free Play” adalah sistem permainan warisan dari seri-seri sebelumnya, yang ikut juga dibawa ke seri ini; pemain bebas memilih lagu serta tingkat kesulitan yang dikehendaki dan mencapai skor setinggi-tingginya. Mari kita ulas secara detil, satu per satu inti permainan di atas!

bar1

Live Performance: Cloud Request

Mode permainan ini mengangkat sebuah cerita (yap, seri ini juga perdana menggunakan sistem cerita dalam permainannya) dalam dunia Hatsune Miku dan kawan-kawan, yang pada saat itu mendadak kemampuan dan aura pentas dari sang karakter meredup. Pemain hadir sebagai partner atau teman dari Miku dan kawan-kawan untuk mengumpulkan berbagai tipe energi pentas (dalam berupa “Clouds”) dan mengembalikan kemampuan dari para karakter dalam permainan ini. Pemain juga akan sering mengatur tata cara pentas dari Miku dan kawan-kawan bahkan berinteraksi di dalamnya.

Ulasan Hatsune Miku: Project Diva X

“Clouds” (atau “Element” dalam versi Jepangnya) adalah aura yang mengelompokkan berbagai macam tema pentas serta lagu dalam seri ini. “Clouds” dibagi atas 5 macam, yaitu:

  • “Classic”, terdiri atas lagu-lagu yang bernuansa standar lagu VOCALOID pada biasanya,
  • “Cute”, terdiri atas lagu-lagu yang cenderung memberikan nuansa “imut” dan lucu pada alunan serta lirik lagunya,
  • “Cool”, terdiri atas lagu-lagu yang memberi nuansa keren dan cakep,
  • “Elegant”, terdiri atas lagu-lagu yang mendukung suasana keindahan serta kecantikan,
  • “Quirky”, sesuai namanya, memberikan nuansa aneh serta unik.

Ulasan Hatsune Miku: Project Diva X

Setiap “Clouds” memiliki 5 lagu (pengecualian untuk “Classic Clouds”, hanya mempunyai 4 lagu) serta 1 lagu utama, berupa medley. Pemain akan dituntut untuk mengisi kristal di tengah dengan menyelesaikan misi-misi dalam setiap lagunya. Bila kristal terisi penuh, maka lagu medley yang berada pada masing-masing “cloud” akan terbuka. Lagu medley tersebut adalah syarat agar pemain dapat melanjutkan permainan ke “cloud” berikutnya.

Ulasan Hatsune Miku: Project Diva X

Setiap lagu mempunyai misi-misi tersendiri yang harus dipenuhi, Misi yang dimaksud adalah mengisi “Voltage” pada saat pentas. “Voltage” dalam Project Diva X melambangkan tingkat antusias serta kemeriahan dari pentas yang diadakan. Setiap misi yang tersedia mempunyai tingkat kesulitan lagu serta target “voltage” yang harus dicapai. Semakin sulit lagunya, maka “voltage” yang dibutuhkan untuk menyelesaikan misi yang tersedia semakin besar.

Ulasan Hatsune Miku: Project Diva X

Demi mengisi “voltage” pada setiap pentas, pemain dapat memberikan modul (kostum) serta aksesoris yang sesuai. Kesesuaian modul dan aksesoris bergantung dengan aura (“cloud”) yang akan dibawakan dalam lagu. Pemilihan kostum serta aksesoris yang tepat dan sesuai dapat memberikan bonus “voltage rate” di awal lagu. “Voltage Rate” adalah (ingkat pengisian “voltage” selama permainan berlangsung. Semakin tinggi “voltage rate”, maka semakin tinggi kecepatan penambahan “voltage” dalam permainan.

Oh iya! Selain memberikan efek untuk menambah “Voltage Rate”, setiap modul yang dikenakan mempunyai efek yang unik dan dapat mempengaruhi alur permainan. Efek-efek tersebut seperti menambah peluang untuk mendapatkan modul dengan tingkat rare, menambah “voltage rate” dan “voltage” pada kelipatan combo tertentu, hingga mempermudah syarat keberhasilan “Chance Time”. Tentu saja, semakin tinggi rarity dari modul yang dikenakan, maka semakin besar efek yang diberikan.

Ulasan Hatsune Miku: Project Diva X

Selama permainan berlangsung, akan ada sebuah notes yang bercahaya yang muncul secara acak dalam permainan. Notes tersebut tidak boleh terlewatkan, karena dapat memberikan penambahan “voltage rate” dalam jumlah yang besar. Tingkat kemunculan notes yang bercahaya tersebut bergantung dari efek modul yang sedang dipakai dan tingkat kedekatan (relationship) pemain dengan karakter yang sedang pentas. Jadi, pada seri ini, pemain juga mempunyai alasan lebih untuk meningkatkan tingkat kedekatan dengan karakter. Untuk sistem interaksi antar karakter ini akan dibahas kemudian.

Ulasan Hatsune Miku: Project Diva X

Selain mengisi “voltage”, dalam mode permainan ini, pemain juga akan mendapatkan modul (kostum) serta aksesoris baru. Untuk mendapatkan modul, pemain harus sukses melewati “Chance Time” (yang akan dijelaskan kemudian).  Aksesoris didapat pada akhir permainan, tergantung dari besarnya “voltage” yang berhasil dikumpulkan pemain dan tingkat kesulitan lagu. Semakin besar akumulasi “voltage” serta tingkat kesulitan lagu, maka jumlah aksesoris yang didapatkan semakin banyak.

Karena pada seri ini mendapatkan modul dan aksesoris tidak melalui pembelian menggunakan “Diva Point” seperti seri sebelumnya, melainkan murni dari hasil drop setiap pentas, maka dipastikan untuk mengumpulkan semua modul dan aksesoris membutuhkan waktu yang relatif lama (lebih grindy dan tergantung dari tingkat keberuntungan pemain). Pemain pun bisa saja, mendapatkan kembali modul yang sudah pernah didapatkan sebelumnya (dupe)! Untungnya, tingkat peluang untuk mendapatkan rare module cukup bersahabat, jadi tidak perlu takut bakal seperti gacha mobile game pada umumnya. Tetapi demi melancarkan itu semua, tetap banyak-banyaklah berdoa kepada RNG-sama.

Ulasan Hatsune Miku: Project Diva X

Ketika pemain sukses menyelesaikan seluruh lagu dalam 1 “Cloud”, maka pemain dapat mengakses lagu medley pada “Cloud” tersebut sebagai syarat untuk membuka dan mengakses “cloud” berikutnya. Untuk “Classic Cloud”, lagu medley yang disediakan ada 2, dan lagu medley terakhir adalah lagu “boss” dari seri ini, so better watch out!

bar1

Live Performance: Event Request

Selain “Cloud Request”, pemain juga dapat mengadakan pentas lewat “Event Request”. “Event Request” mempunyai sistem yang hampir sama dengan “Cloud Request”, yaitu pemain akan memainkan lagu untuk mengumpulkan “voltage” dan memenuhi “voltage” yang dibutuhkan. Perbedaannya, “Event Request” muncul pada waktu-waktu tertentu saja (tidak tersedia dari awal permainan) atau ketika pemain terlibat dalam percakapan antar karakter. Dalam “Event Request”, pemain yang menentukan sendiri lagu yang akan dibawakan serta pemilihan panggung melalui beberapa syarat tertentu yang juga bisa membatasi pemilihan jenis lagu dan panggung.

Ulasan Hatsune Miku: Project Diva X

“Event Request” juga mempunyai tipe permainan khusus, yaitu “Festival”. Tipe “request” ini memberikan target “voltage” yang sangat besar, dibandingkan dengan “request” pada umumnya, karena pemain akan memainkan permainan ini dengan 3 lagu berbeda secara berkelanjutan. Setiap lagu yang dipilih juga mengharuskan pemain untuk memilih kostum yang akan dikenakan karakter pada masing-masing lagu dalam “festival”.

Ulasan Hatsune Miku: Project Diva X

Pada mode “festival” ini, panjang lagu yang dipakai tidak selama dan seperti ketika bermain biasa. Lagu yang dipakai mempunyai cut khusus, yang jangka waktunya sekitar 1 menit dengan efek riuh suara penonton. Mode permainan ini bisa dibilang seperti simulasi konser Miku pada umumnya, di mana setiap lagu dimainkan secara berkelanjutan dengan karakter menghilang dan berganti pada saat pergantian lagu dengan kostumnya yang berbeda. Seakan-akan pemain dapat mengatur konser Miku-nya sendiri!

Untuk segi permainan, efek modul yang dikenakan masing-masing karakter baru efektif jika karakter tersebut muncul. Bila karakter tersebut tidak ada di atas panggung, maka efek modul tidak aktif. Selain itu, setiap pergantian lagu, “voltage rate” bertambah sebanyak modul yang dikenakan pada lagu tersebut, sesuai dengan pengaturan sebelum festival dimulai. Untuk modul yang bisa didapatkan dalam “festival”, hanya karakter yang berada pada lagu ketiga saja yang mendapatkannya. Jadi, bila pemain menginginkan pencarian modul pada mode ini, pastikan memilih karakter yang sedang dicarikan modulnya pada lagu ketiga. Aksesoris yang didapatkan pada akhir permainan hanya 1 dan tidak dipengaruhi dengan tingkat kesulitan rata-rata lagu yang dipakai dalam “festival”.

 bar1

Free Play Mode

Ulasan Hatsune Miku: Project Diva X

Terakhir, adalah mode favorit dan utama dari seluruh seri Project Diva, “Free Play Mode”! Sama seperti seri-seri sebelumnya, pemain bebas memilih lagu yang akan dimainkan beserta tingkat kesulitan yang diinginkan. Sistem penilaiannya pun sama, dari “So Close” (atau “Cheap” dalam versi Jepangnya), “Standard”, “Great”, “Excellent”, hingga “Perfect”.

Hanya saja, dalam seri Project Diva X, pemain tidak akan mendapatkan “Diva Point”, bahkan tidak ada drop apa-apa dalam mode ini. Pemain murni hanya untuk mengasah skill serta mencetak rekor dari masing-masing lagu yang disediakan, layaknya seri-seri sebelumnya. Beruntung, ketika lagu tersebut sudah diselesaikan di mode ‘Live Performance”, pemain langsung dapat mengakses keempat tingkat kesulitan lagu tersebut dalam “Free Play”, jadi tidak perlu repot lagi harus memainkan “Normal” dan “Hard” terlebih dahulu, agar dapat memainkan tingkat kesulitan paling tinggi, yaitu “Extreme”. Sama dengan mode “Live Performane: Event Request”, pemain bebas menentukan kostum serta panggung yang digunakan selama permainan berlangsung.

bar10

Story

Ulasan Hatsune Miku: Project Diva X

Yap! Seperti yang telah diberitahukan sebelumnya, sistem cerita perdana diimplementasikan pada seri Project Diva X ini dari seluruh jajaran seri Project Diva.

Latar belakang cerita dalam permainan ini menceritakan situasi Miku dan kawan-kawan yang tiba-tiba kehilangan kemampuan untuk melakukan pentas secara misterius. Pemain akan berperan sebagai teman sang karakter untuk mengumpulkan satu-per-satu kemampuan yang hilang tersebut dan mengembalikan kejayaan Miku dan kawan-kawan seperti sedia kala.

Ulasan Hatsune Miku: Project Diva X

Terkadang, pemain juga dapat memberikan respon terkait percakapan yang sedang berlangsung selama permainan. Setiap respon pun memberikan tanggapan yang berbeda dari karakter.

Secara garis besar, cerita dalam seri ini cukup straightforward, tidak serumit “role playing game” pada umumnya. Tidak ada hubungan intim antar karakter, kisah-kisah sedih yang signifikan, dan lain-lain yang memberikan impact dari cerita. Pemain akan diarahkan oleh para karakter untuk menyelesaikan misi demi misi, pentas demi pentas. Kadang juga, dalam cerita muncul hal-hal unik dan konyol dari masing-masing karakter, yang menambah unsur fun dalam cerita. Jadi, sistem cerita dalam seri ini, boleh dibilang hanya sebagai bumbu tambahan, agar permainan mode “Live Performance” tidak terlalu datar dan membosankan.

 bar10

Character Interactions

Ulasan Hatsune Miku: Project Diva X

Tidak lengkap rasanya bila Project Diva pada seri-seri terbaru ini, tidak ada fanservice, ups, interaksi antar karakter. Pada seri ini, interaksi serta relationship (tingkat kedekatan pemain dengan sang karakter) masih dipertahankan, bahkan dapat mempengaruhi aspek permainan utama! Meskipun, fitur seperti “membelai” karakter dan sistem “mood” karakter, tidak diteruskan dalam seri ini.

Ulasan Hatsune Miku: Project Diva X

Ketika pemain baru memasuki permainan, sang karakter yang berada pada menu awal akan selalu menyambut pemain lewat interaksi kecil. Terkadang ketika melewati suatu misi atau mendapatkan modul tertentu, sang karakter juga akan memulai interaksi pendek ke pemain. Secara acak, karakter juga akan meminta opini pemain terkait masalah yang sedang diceritakan (curhat kecolongan) oleh sang karakter dan pemain harus menjawabnya lewat memberikan hadiah yang cocok dengan curhat karakter.

Cara interaksi karakter pun dipengaruhi dari jenis aura kostum yang dipakai karakter di menu awal. Bila karakter memakai modul dengan aura “cute”, maka karakter akan mempunyai watak imut dan manja kepada pemain, sebaliknya bila karakter mengenakan modul dengan aura “cool”, maka watak karakter menjadi lebih menyombongkan diri serta “sok keren”.

 Ulasan Hatsune Miku: Project Diva X

Untuk menambah tingkat kedekatan pemain dan karakter (affection), pemain dapat memberikan hadiah (gift) kepada karakter yang bersangkutan. Hadiah-hadiah tersebut didapatkan dari hasil bermain pada mode “Live Performance”. Bila karakter tersebut menyukai hadiah yang diberikan, maka tingkat affection karakter akan bertambah. Perlu diingat juga, semakin besar tingkat affection karakter kepada pemain, maka semakin besar juga peluang munculnya notes yang bersinar selama “Live Performance” berlangsung. Semakin tinggi peluang notes yang bersinar muncul, maka pencapaian “voltage” selama “Live Performance” semakin mudah. Jadi, pastikan Miku dan kawan-kawan mempunyai affection yang tinggi demi kesuksesan permainan.

Ulasan Hatsune Miku: Project Diva X

 bar10

Other Features

Ulasan Hatsune Miku: Project Diva X

Pada seri Project Diva X, terjadi perubahan daftar lagu yang signifikan. Dari seri Project Diva F 2nd yang berjumlah 40 Lagu bawaan (di mana lagu yang dibawakan tidak semuanya lagu baru pada seri konsol) dengan 16 Lagu DLCs; menjadi 26 Lagu bawaan, 6 lagu medley (total 27 lagu dalam medley) serta 2 lagu DLC pada seri ini. Project Diva X juga berisi lagu-lagu yang hampir belum keluar sama sekali pada versi Project Diva yang konsol (tidak termasuk arcade) sebelumnya. Lagu-lagu yang diambil juga sempat populer di kalangan music game lain, seperti “Tales of the Deep-sea Lily (Umiyuri Kaiteitan)”, “Slow Motion”, “Patchwork Staccato (Tsugihagi Staccato)”, “Love Trial (Renai Saiban)”, “Holy Lance Explosion Boy (Seisou Bakuretsu Boy)”, “The Lost One’s Weeping (Lost One no Goukoku)” dan “Streaming Heart”. Selain itu lagu medley merupakan lagu yang di-remix ulang oleh masing-masing produsernya agar menjadi sesuai dan bersambung satu sama lain dalam satu medley tersebut. Sehingga meskipun lagu medley yang dibawakan adalah lagu-lagu lama (seperti “Yi Er Fanclub”, “Sweet Devil”, “Miracle Paint”, dan “Freely Tomorrow”), tetap masih fresh untuk didengarkan.

Khusus untuk versi Amerika (USA), pemain dapat mengubah jenis subtitle yang dipakai oleh lagu dinyanyikan. Pemain dapat memilih untuk menampilkan lirik romaji (ucapan dalam bahasa Jepang yang diubah ke dalam bentuk alfabet latin) atau menggunakan lirik terjemahannya dalam Bahasa Inggris. Selain agar bisa menyanyikan lagu yang sedang dibawakan, pemain juga dapat mengerti maksud lagu yang dibawakan dengan fitur penerjemahan lirik dalam subtitle permainan.

Fitur-fitur lain, seperti “Concert Editor” dan “Portrait” juga masih terbawa pada seri ini. ‘Concert Editor” adalah versi “Edit Mode” dari seri sebelumnya, dan “Portrait” adalah mode foto augmented reality bersama para karakter seri Project Diva.

bar10

Ulasan Hatsune Miku: Project Diva X

Project Diva X merupakan seri Project Diva yang kesepuluh dan seri yang pertama menambahkan tipe permainan terbaru di dalamnya. Selain untuk meningkatkan unsur fun dengan menambahkan fitur “live performance” dan cerita, juga sebagai fitur yang membawa angin segar dari keseluruhan seri permainan musik ini. Pemain bebas mengatur konser serta pentas Miku dan kawan-kawan untuk mengembalikan kemampuan pentas sang karakter. Interaksi antar karakter juga dibutuhkan untuk menambah peluang kesuksesan dalam pentas. Bila pemain ingin berlatih lagu-lagu dalam permainan ini pada tingkat kesulitan tertentu, pemain juga dapat memainkan mode klasik dari seri sebelumnya, yaitu “Free Play” dan mencapai skor setinggi mungkin.
Akhir kata, meskipun Project Diva X mengubah fokus permainannya yang sudah diwariskan turun temurun dari seri-seri sebelumnya, permainan ini tetap fun, selama pemain tidak fokus memainkan seri ini hanya untuk memainkan lagu-lagu sulit saja. Untuk menikmati seri ini secara maksimal, pemain perlu mengikuti mode “Live Performance” sambil menyelesaikan misi-misi yang disediakan serta menikmati interaksi serta kocaknya Miku dan kawan-kawan. Bila kamu adalah penggemar Miku dan kawan-kawan, tidak terlalu fokus dalam permainan musiknya, serta memiliki PlayStation Vita atau PlayStation 4 seri ini wajib kamu miliki.

bar10

Situs Resmi: Project Diva X – English Version
© SEGA
© Crypton Future Media, INC. www.piapro.net

Hatsune Miku: Project Diva X

39.99 USD
Hatsune Miku: Project Diva X
8.4

Gameplay

8.0/10

Features

8.5/10

Graphics

7.5/10

Audio

9.0/10

Performance

9.0/10

Pros

  • Mode Live Performance
  • Pemain dapat membuat mini-pentas sendiri via Event Request
  • Tersedia sistem cerita / story

Cons

  • Pemotongan fitur interaksi dari seri sebelumnya
  • Item dalam game menjadi drop-base dan membutuhkan keberuntungan
  • Jumlah lagu yang dapat dimainkan lebih sedikit dari seri sebelumnya
Follow mirael:

Gamer yang saat ini hanya fokus bermain music games. Gemar mendengarkan musik, khususnya tipe instrumental, musik latar video game (khususnya JRPG), dan vocaloid. Kadang iseng melakukan aransemen di waktu luangnya.