with No Comments
Ulasan Frame Arms Girl Episode 2
Baselard dan Ao kebingungan mencari cara mengatasi “trauma” Stylet.
Pekan lalu, saya mencoba untuk menonton anime Frame Arms Girl. Dari hasil ulasan episode 1, saya pun memutuskan untuk tetap mengikuti perjalanan Gennai Ao, Gourai, Stylet, dan Baselard. Sebenarnya ulasan Frame Arms Girl episode 2 ini telat satu hari karena saya telat menonton (dan episode 2 pun telat diungah karena kendala teknis); namun, bukan berarti saya tidak semangat untuk menonton episode ke-2. Tanpa panjang lebar, yuk kita simak ulasan Frame Arms Girl episode 2!

Episode kali ini dimulai dengan adegan Ao yang terbangun di malam hari karena ingin buang air kecil. Saat dia beranjak dari tempat tidur, terdengar suara patahan dari balik buku komik yang tak sengaja terinjak. Pada pagi hari, Ao memakan sarapan dengan nasi hasil tanakan Gourai; tanpa disangka-sangka, ternyata Ao memuji nasi hasil tanakan Gourai. Sambil memakan sarapannya, Ao bertanya kepada Stikky (yep, ini adalah nama “sayang” Ao untuk Stylet) apakah ia dan Baselard akan menetap di rumahnya. Reaksi pertama Stylet tentu saja dengan ekspresi marah (tapi tetap lucu). Stylet pun menjawab bahwa ia dan Baselard memang akan menetap di rumah Ao; Stylet pun menjelaskan bahwa ia tak bisa pergi begitu saja setelah kalah bertarung melawan Gourai.

Tak lama kemudian, Stylet tertimpa tumpukan nasi yang dituangkan oleh Gourai; tentu saja, Stylet langsung marah kepada Gourai, juga kepada Ao! Gourai pun meminta maaf dan membersihkan nasi yang menumpuk di atas kepada Stylet. Saat Gourai membersihkan tumpukan nasi di atas kepalanya, tiba-tiba Stylet terpaku tanpa ekspresi (sambil mengingat adegan pertarungannya saat melawan Gourai). Saat semuanya kebingungan, tiba-tiba Baselard terbangung dan menjelaskan (dengan ciri khasnya yang bawel) bahwa Stylet mengalami trauma karena kekalahannya melawan Gourai. Akibat trauma tersebut, Gourai pun tidak bisa terbang saat menggunakan equipnya.

Trauma? All because of Gourai! Nonono! That’s not possible!

Untuk mengatasi trauma Stylet, Ao menyarankan cara shock therapy. Atas saran Ao, Stylet dan Gourai pun memulai Session (istilah di mana dua Frame Arms Girl bersiap untuk bertarung). Benar saja, saat pertarungan dimulai, trauma Stylet semakin menjadi-jadi. Tanpa aba-aba, Gourai mendekati Stylet dan… Menciumnya! Holy moly! Setelah mencium Stylet, Gourai pun dengan polos bertanya pada Ao apakah hal yang baru dilakukannya merupakan shock therapy. Akibat kejadian tersebut, Stylet pun korslet!

Setelah beberapa saat, akhirnya penyebab Stylet tak bisa terbang terungkap! Yep, ternyata equip milik Stylet rusak akibat terinjak Ao saat terbangun malam hari (tentu saja, Stylet tidak mengetahui hal yang sebenarnya). Merasa telah kembali seperti sedia kala (dan bisa kembali terbang), Stylet pun langsung menyambar Gourai untuk bertarung; sayangnya, saat mendekati Gourai, Stylet malah terpaku dan memerah, layaknya anak gadis yang sedang jatuh cinta. Ao dan Baselard pun hanya tertawa melihat reaksi Stylet sambil berkata “wah, ini menarik”.

Ulasan Frame Arms Girl Episode 2
Para Frame Arms Girl yang canggih berhadapan dengan robot pembersih berbentuk makaron.

Paruh ke-2 Episode 2 dimulai dengan adegan Ao memperlihatkan robot pembersih lantai (semacam Roomba dari perusahaan iRobot); sayangnya, robot pembersih tersebut tidak berfungsi karena rusak. Ao pun meminta bantuan Gourai, Stylet, dan Baselard untuk membetulkan robot tersebut sementara dia pergi bermain ke rumah Bukiko.

Alih-alih membetulkan robot pembersih yang rusak, Gourai, Stylet, dan Baselard malah bergosip soal Ao. Mereka membicarakan buku milik yang berisikan berbagai puisi jelek karya Ao. Setelah bergosip cukup lama, tiba-tiba robot pembersih menyela, sambil memutarkan rekaman gosip Gourai, Stylet, dan Baselard. Merasa terancam jika Ao mendengar saat mereka bergosip, Gourai, Stylet, dan Baselard bergegas untuk menghentikan robot pembersih. Gourai dan Stylet gagal untuk menghentikannya, namun untung saja Baselard dapat menghentikannya walaupun harus menabrak tumpukan baju kotor milik Ao.

Let’s keep this a secret from Ao

Tepat setelah kejadian itu, Ao kembali ke rumah dan terkaget. Untuk menyelesaikan masalah, Baselard mengajak Gourai bertarung agar Ao mendapatkan uang untuk membetulkan robot pembersih. Baselard dan Gourai pun bertarung; Baselard langsung beraksi di udara dengan Full Burst Mode miliknya. Sayangnya, saat membombardir Gourai, sistem pelacak milik Baselard terganggu oleh debu sehingga tidak dapat menembak secara akurat. Akhirnya, tentu saja Gourai yang memenangkan pertarungan.

Setelah pertarungan selesai, Ao pun bergegas pergi untuk mebetulkan robot pembersih. Namun, setelah kembali ke rumah, Ao malah mendapatkan penyedot debu yang sangat mirip dengan bentuk senapan.

Episode 2 Frame Arms Girl belum memberikan perkembangan cerita yang berarti. Belum ada alur maupun karakter baru yang dimunculkan. Paruh pertama cerita lebih terasa sebagai fanservice untuk para penggemar yang menyukai duet Gourai-Stylet.

Paruh ke-2 episode 2 memperlihatkan interaksi antara Gourai, Stylet, dan Baselard yang ternyata sama-sama “nakal”. Sayangnya, adegan pertarungan antara Baselard melawan Gourai malah mengulang format yang sama sebelumnya (Gourai memenangkan pertarungan setelah sistem pelacak senjata lawannya rusak).

Namun, terdapat satu nilai plus yang tidak berhubungan dengan unsur animenya; video episode 2 ini akhirnya diunggah dalam resolusi HD (1280×720 a.k.a. 720p)!

Akhir kata, episode 2 Frame Arms Girl terasa biasa saja, malah cenderung menurun dari episode sebelumnya. Namun, biasanya suatu cerita dibuat “menurun” untuk mempersiapkan kejutan. Apakah episode 2 Frame Arms Girl akan memberikan kejutan dari sisi cerita? Mari kita nantikan pekan depan!

Frame Arms Girl dapat disaksikan melalui laman Facebook resmi Frame Arms Girl setiap hari Jum’at pukul 20.00 WIB.
Ulasan Frame Arms Girl Episode 2
Dengan senjata penyedot debu, Ao tak kalah keren dibandingkan para Frame Arms Girl.
Follow Zul Ahadi:

Editor in-chief

Biasa main game di Wii U, 3DS, dan PC.