with No Comments
Ulasan Frame Arms Girl Episode 3
Ao kaget melihat Baselard di dalam tas.
Sepekan akhirnya berlalu; hari Jum’at berarti saatnya kembali menyaksikan Frame Arms GirlDalam episode sebelumnya, kita menyaksikan Stylet yang “trauma” karena kalah bertarung dari Gourai. Pada paruh ke-2, kita pun menyaksikan tag team Gourai-Stylet-Baselard saat menaklukkan mesin robot pembersih.
Tanpa menunggu lagi, mari kita simak ulasan Frame Arms Girl Episode 3!

Episode ke-3 Frame Arms Girl dibuka dengan adegan Ao yang tergesa-gesa pergi ke sekolah karena terlambat. Tanpa disangka, Baselard ternyata menyelinap ke dalam tas Ao dan ikut pergi ke sekolah. Saat tiba di sekolah (sekolah khusus wanita) dan membuka tas, Ao kebingungan melihat Baselard. Saat Kotobuki Bukiko (yep, akhirnya kita dapat melihat wujud Bukiko setelah ia disebut pada episode sebelumnya) menyapa Ao, Ao berusaha untuk menyembunyikan Baselard. Tak punya pilihan lain, Ao pun berpesan agar Baselard menjadi anak baik dan tetap diam di dalam tas.

Baselard! We found you Baselard, let’s go home now!

Tentu saja, Baselard tidak menurut begitu saja! Saat Ao dan seluruh kelasnya mengikuti jam pelajaran olahraga, Baselard menyelinap ke luar; oh iya, Baselard lengkap menggunakan equipnya. Saat keluar dari kelas, Baselard melihat keran air untuk minum yang berkilauan; tampaknya Baselard menyukai benda yang berkilau. Saat mendekati keran air tersebut, Baselard mendengar teriakan Gourai yang ternyata menyusul bersama Stylet untuk membawanya kembali ke rumah. Sayangnya, Baselard tak kehilangan akal, dia membuka keran air tersebut dan menembakkan airnya ke arah Gourai dan Stylet; Baselard pun berhasil kabur dari Gourai dan Stylet. Saat berolahraga, Gourai dan Stylet terjatuh ke dekat Ao, Ao pun pura pura sakit perut dan membawa Gourai dan Stylet ke “tempat aman”. Tiba-tiba.. Bukiko muncul dari semak-semak! Bukiko langsung menggila saat melihat Gourai dan Stylet; dia maniak Frame Arms Girl!

Kenakalan Baselard semakin menjadi, dia mengambil berbagai benda berkilau di sekolah, mulai dari garpu, gantungan kunci, cermin, dan sebagainya. Untuk menghentikan Baselard, Bukiko mempunyai akal; dia pura-pura menjadi Hermes dan memulai sandiwara “The Honest Woodcutter“. Baselard pun terpancing karena Bukiko mengeluarkan Kotobuki Nipper yang berkilauan. Saat Baselard lengah dan mendekati Bukiko, Gourai pun beraksi untuk menangkap Baselard! Akhirnya, Baselard tertangkap. Paruh pertama episode 3 diakhiri dengan adegan Ao, Bukiko, dan para Frame Arms Girl yang pulang ke rumah.

Frame Arms Girl Episode 3
Si kembar Materia terbangun setelah tiba di rumah Ao.

Paruh ke-2 episode 3 diawali dengan adegan Ao yang baru saja pulang sekolah. Ao terlihat kusam dan basah, Ao mengaku bahwa dia awalnya bermain dengan kambing di perjalanan hingga akhirnya menjadi seperti itu (mungkin dikejar kambing dan masuk selokan? Entahlah). Ao segera menuju kamar mandi, sementara Gourai, Stylet, dan Baselard membuka kiriman paket yang datang untuk Ao. Tentu saja, di dalam paket tersebut terdapat Frame Arms Girl baru, dua Frame Arms Girl kembar yang bernama Materia. Karena kesusahan apabila keduanya memiliki nama sama, Ao memberikan nama Shiro (Putih) untuk Materia berambut merah muda dan Kuro (Hitam) untuk Materia berambut biru.

Seperti sebelumnya, saat Frame Arms Girl baru datang ke rumah Ao, tentu saja mereka akan bertarung! Kali ini, Gourai dan Stylet lah yang akan melawan si kembar Materia. Sesaat sebelum session, Materia memperlihatkan sosok mereka yang sesungguhnya, sosok seseorang yang sadis. Session kali ini berbeda, Materia tidak menggunakan equip selain senjata mereka yaitu Grind Circle yang digunakan Materia Kuro dan pedang Beast Master yang digunakan Materia Shiro. Gourai dan Stylet pun memulai pertarungan mereka melawan Materia; Stylet memerintahkan Gourai untuk menyerang Materia Kuro sementara dirinya menyerang Materia Shiro. Tak disangka, Materia Shiro mengaktifkan Beast Master yang berubah menjadi mirip pecut; Materia Kuro pun tak mau kalah dan melamparkan Grind Circle layaknya frisbee. Dalam pertarungan tersebut, si kembar Materia memperlihatkan bahwa kemampuan tag team mereka melebihi kemampuan Gourai dan Stylet yang tanpa kerjasama.

Tak kuasa melihat Gourai dan Stylet yang terdesak, Ao tiba-tiba teringat oleh senjata purwarupa rancangan Bukiko yang diberi nama “Prototype Heavy Weapon Unit 17: Revolving Buster Cannon“. Bukiko menuliskan penjelasan panjang-lebar mengenai senjata yang berbentuk meriam panjang tersebut. Ao pun mengirimkan Prototype Heavy Weapon Unit 17: Revolving Buster Cannon ke arena pertarungan. Stylet menyadari bahwa dia harus menjadi umpan agar Gourai dapat menembakkannya ke arah Materia. Tanpa pikir panjang, Stylet langsung menyerang si kembar Materia, Gourain pun mengaktifkan Prototype Heavy Weapon Unit 17: Revolving Buster Cannon dan memulai pengisian tenaga. Stylet kewalahan menghadapi si kembar Materia, dia pun akhirnya tersungkur ke bawah. Saat si kembar Materia akan melakukan serangan akhir kepada Stylet, Stylet melompat ke atas dan… Gourai menembakkan Prototype Heavy Weapon Unit 17: Revolving Buster Cannon!

Pertarungan berakhir, Gourai dan Stylet akhirnya menang melawan si kembar Materia. Pada akhir pertarungan, Gourai membantu Stylet yang tergeletak di bawah; mereka pun tampak semakin dekat dan bersahabat. Setelah pertarungan selesai, si kembar Materia memutuskan untuk tinggal di rumah Ao, Awalnya Ao ragu dan terlihat akan menolak permintaan Materia; namun, Materia mengiming-imingi Ao bahwa semakin banyak Frame Arms Girl maka semakin banyak uang yang didapatkannya dari hasil mengumpulkan data pertarungan. Stylet ngambek karena dia harus serumah dengan dua orang yang tampaknya tidak disenanginya; si kembar Materia menggoda Stylet sambil meyakinkan bahwa Stylet akan senang dengan kehadiran mereka.

Episode 3 Frame Arms Girl akhirnya memperlihatkan perkembangan cerita yang lebih baik dari sebelumnya. Latar belakang tempat di sekolah dan kehadiran Bukiko sebagai karakter baru yang bukan Frame Arms Girl memberikan kesegaran tersendiri; apalagi, Bukiko ternyata memiliki sifat nyentrik dan kemampuan menciptakan senjata Frame Arms Girl baru. Kelihatannya, Bukiko tampaknya akan terus menciptakan senjata baru untuk membantu para Ao dan para Frame Arms Girl atau bahkan memiliki Frame Arms Girl sendiri.

Adegan pertarungan antara Gourai-Stylet melawan Materia terasa lebih baik dari adegan pertarungan sebelumnya; dalam pertarungan ini kita melihat tiga senjata Frame Arms Girl baru yang sangat kuat. Konsep pertarungan tag team pun lebih seru daripada pertarungan 1-lawan-1 ataupun 1-lawan-2 yang diperlihatkan sebelumya.

Akhir kata, episode 3 Frame Arms Girl menjadi “balasan impas” atas episode 2 yang sedikit membosankan.

Frame Arms Girl dapat disaksikan melalui laman Facebook resmi Frame Arms Girl setiap hari Jum’at pukul 20.00 WIB.
Ulasan Frame Arms Girl Episode 3
Stylet tak kuasa menahan kenyataan bahwa dia akan tinggal bersama si kembar Materia.
Follow Zul Ahadi:

Editor in-chief

Biasa main game di Wii U, 3DS, dan PC.