MX6_large

Hari ini, tepat empat belas tahun yang lalu (4 Desember 2001), Capcom merilis Mega Man X6 untuk PlayStation di Amerika Serikat.

Mega Man X6 merupakan video game lanjutan dari Mega Man X5. Tiga pekan setelah peristiwa jatuhnya pesawat luar angkasa Eurasia, bumi mengalami kerusakan parah sehingga manusia harus bertahan hidup di bawah tanah. Seorang reploid ilmuwan bernama Gate kemudian menemukan sesuatu di lokasi jatuhnya Eurasia dan terpengaruh oleh hal tersebut. Sementara itu, tersebar kabar mengenai fenomena “Zero Nightmare” yang membuat kekacauan di bumi; X, sang karakter utama, berusaha mencari tahu mengenai fenomena tersebut.

Sistem permainan Mega Man X6 secara garis besar masih sama dengan sistem permainan Mega Man X sebelumnya. Pemain harus menjelajahi 8 stage dan kemudia melawan boss di setiap stage. Setiap stage memiliki area rahasia di mana X dapat melawan Zero Nightmare untuk kemudian mengetahui bahwa Zero masih hidup (dalam Mega Man X5, Zero mengorbankan diri untuk mengalahkan Sigma). Terdapat sistem baru yaitu Reploids Rescue di mana pemain harus menyelamatkan reploid yang tersebar di setiap stage dari ancaman Nightmare. Pemain pun dapat meng-unlock armor tambahan untuk X yaitu Blade Armor dan Shadow Armor yang memiliki karakteristik unik.

Mega Man X6 merupakan video game Mega Man X pertama yang tidak melibatkan Keiji Inafune saat dalam proses pengembangan. Inafune telah merencanakan bahwa Mega Man X5 merupakan akhir dari kisah Mega Man X di mana Zero harus tewas. Walaupun demikian, Mega Man X6 akhirnya tetap dirilis dan mendapatkan respon yang baik dari kalangan reviewer; IGN memberikan nilai review 8/10 dan Gamespot memberikan nilai 7/10.

Pada tahun 2002, Capcom merilis Mega Man X6 untuk PC di wilayah Asia. Capcom pun kemudian merilis Mega Man X6 untuk PlayStation Network di Jepang sebagai bagian dari PSOne Classic pada tahun 2015.

 

Pin It on Pinterest

Share This